15 January 2010

Karburator



Prinsip dasar karburator sama dengan prinsip pengecatan dengan penyemprotan.
Gambar 17. Prinsip kerja karburator Pada saat udara ditiup melalui bagian ujung pipa
penyemprot, tekanan di dalam pipa akan turun (rendah). Akibatnya cairan yang ada di dalam tabung akan
terhisap keluar dan membentuk partikel-partikel kecil saat terdorong oleh udara. Semakin cepat aliran udara,
maka semakin rendah tekanan udara pada ujung pipa sehingga semakin banyak cairan bahan bakar yang
keluar dari pipa. Prinsip kerja karburator berdasarkan hukum-hukum fisika seperti : Qontinuitas dan Bernauli. Apabila suatu fluida mengalir melalui suatu tabung, maka banyaknya fluida atau debit aliran (Q) adalah :
Q = A.V = konstan
Q = debit aliran m3/detik
A = luas penampang tabung (m2)
V = kecepatan aliran (m/detik)



Gambar . Konstruksi dasar karburator Konstruksi dasar karburator dapat dilihat pada gambar
diatas. Bagian karburator yang diameternya menyempit (bagian A) disebut venturi. Pada bagian ini kecepatan aliran udara yang masuk semakin tinggi sehingga kevakumannya semakin rendah. Dengan demikian pada
bagian venturi bahan bakar yang dapat terhisap semakin banyak.

 Cara Kerja Karburator
Untuk memenuhi kebutuhan kerjanya, pada karburator terdapat beberapa sistem yaitu :
(1) Sistem pelampung
(2) Sistem Stasioner dan Kecepatan Lambat
(3) Sistem Kecepatan Tinggi Primer
(4) Sistem Kecepatan Tinggi Sekunder
(5) Sistem Tenaga (Power System)
(6) Sistem Percepatan
(7) Sistem Cuk
(8) Mekanisme idel cepat
(9) Hot Idle Compensator
(10) Anti Dieseling
(11) Daspot
(12) Deceleration Fuel Cut Off System
.::Artikel Menarik Lainnya::.

0 comments:



:W)


:O)
:R)
:L)
:D)


:O(
:F)
:A)


:U)
:T)
:I)
:V)


:E)
:OK)

Post a Comment

 

[Close][ Klik Iklan].

WELCOME TO THIS SITE ====>> http://samsudinrembank.blogspot.com