08 March 2011

SYTEM SUBWOOFER DENGAN KACA

NOVI, KOMPAS.com –Direktur Produk Magna International Inc., Greg Rizzo mengatakan, perusahaannya telah berhasil menjadikan kaca belakang sebagai sub-woofer untuk sistem suara di mobil. “Kami telah berhasil membuat kaca belakang sebagai speaker,” jelasnya saat memperagakan AcoustiVision pada Chrylser 300 dan diberitakan oleh Detroit News kemarin.

Dijelaskan, Magna menggunakan panel kaca belakang sebagai membran speaker dan memasang dua eksiter di dasarnya. Dijelaskan, subwoofer ini diaktifkan oleh amplifier yang berada di bagasi. Amplier bertugas menaikkan tegangan dari 12 volt menjadi 200 volt. Tegangan tersebut mengalir ke eksiter dan menghasilkan menghasilkan suara.

Diproduksi pada 2015
Untuk ini, kaca diberi sealant yang membuatnya bisa bergerak naik turun untuk menghasilkan suara bas atau frekuensi rendah. “Ini cara baru untuk menghasilkansuara di mobil,” tegas Rizzo. Ditambahkan, nantinya juga bisa diterapkan untuk tweeter di depan. Namun teknologi kaca menggantikan subwoofer, menurutnya adalah terobosan besar.

Dijelaskan pula, keuntungan menggunakan kaca belakang sebagai membran subwoofer, bobot sistem audio akan berkurang, konsumsi energi lebih sedikit dan ruang yang dibutuhkan tidak banyak. Maklum, subwoofer berukuran besar, sering menyita ruang bagasi, kini menyatu pada kaca belakang.

Dibeberkan, pada dasar panel kaca dipasang komponen elektronik. Suara yang dihasilkan oleh kaca belakang ini tidak terdengar di luar. Teknologi ini telah telah dikembangkan selama empat tahun dan baru sekarang mencapai hasil sesuai dengan yang diinginkan. Langkah berikutnya dalah membuat komponen kaca dalam volume tinggi dan memastikan kontrak dengan produsen mobil. Magna memperkirakan sudah bisa memasarkan kaca belakang yang sekaligus berfungsi sebagai subwoofer ini pada 2015.

Tabung Piezoelektrik
Kendati Rizzo tidak menjelaskan detil pengembangan kaca belakang sebagai subwoofer, sebenarnya penemuan konsep ini sudah pernah dibahas para ahli audio mobil pada 2005. Salah satunya adalah Urban Emborg, Presiden A2 Acustics dari Swedia. Dikatakan, speaker kaca belakang - disebut juga subwoofer raksasa - dapat dipasang dengan mudah. Pasalnya, kaca dan komponen elektrik bisa dikemas dalam satu unit sebelum dipasang di mobil

Konsep subwoofer kaca belakang A2 adalah tabung kecil berdiameter 10 mm, dipasang berjejer di bagian bawah kaca belakang. Tabung dibuat dari bahan “piezoelektrik”. Bahan yang disebut terakhir ini akan memanjang dan memendek saat dialiri arus listrik dan selanjutnya menimbulkan getaran pada kaca. Nah, getaran itulah yang menghasilkan suara dan hanya bisa didengar dari dalam. Saat mempresentasinya, A2 Acoustics sudah memikirkan teknologi untuk memproduksinya secara massal.

Pada yang saat bersamaan, Colin Novak seorang periset dari Auto21, Kanada juga sudah mempresentasikan subwoofer kaca belakang ini. Sebagian konsep Novak sama dengan Urban Emborg, yaitu menggunakan tabung piezoelektrik. Namun di dasar kaca, Novak menggunakan pegas yang sangat sensitif.

Dikatakan, subwoofer kaca ini tidak lagi memerlukan ruang bagasi yang besar. Karakteristik subwoofer ini, makin kencang sudara audio di interior, bertambah hebat pula kemampuannya merintangi suara berisik dari luar. Hebat!
.::Artikel Menarik Lainnya::.

0 comments:



:W)


:O)
:R)
:L)
:D)


:O(
:F)
:A)


:U)
:T)
:I)
:V)


:E)
:OK)

Post a Comment

 

[Close][ Klik Iklan].

WELCOME TO THIS SITE ====>> http://samsudinrembank.blogspot.com